Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam https://e-jurnal.stitnurussalam.ac.id/index.php/alwihdah <ol> <li>Journal Title: Al-Wihah: Jurnal Pendidikan Islam</li> <li>Initials: Al-Wihdah</li> <li>Frequency: Twice a year (Juni &amp; December)</li> <li>E-ISSN: 3031-1098</li> <li>Editor in Chief: Feri Andi, M.Pd.</li> <li>DOI Prefix: 10.65095</li> <li>Publisher: LPPM STIT Nurussalam</li> </ol> <p><strong>Al-Widah: Jurnal Pendidikan Islam (<em>Jurnal of Islamic Education</em>)</strong> is a journal of Islamic Education published by Nurussalam School of Islamic Education. It is a semiannual journal published in Juni and December which focus and scope includes theory and practice of Islamic education, Islamic education curriculum development, and Islamic learning methodology.<br />This open access journal can be downloaded for free in hope to contribute to the development of Islamic education</p> en-US jurnalalwihdah@gmail.com (Feri Andi, M.Pd.) riska@stitnurussalam.ac.id (Riska Hasanah, M.Pd.) Mon, 22 Dec 2025 02:20:59 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KONSEP MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF BUYA YAHYA https://e-jurnal.stitnurussalam.ac.id/index.php/alwihdah/article/view/285 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep materi Pendidikan Agama Islam (PAI) menurut Buya Yahya, yang merupakan salah satu ulama kontemporer berpengaruh di Indonesia. Dalam era kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, pendidikan Islam menghadapi beberapa tantangan berat seperti pemahaman agama yang <em>superficial,</em> penurunan akhlak, dan kurangnya disiplin spiritual di kalangan peserta didik. Untuk mengatasi masalah tersebut, Buya Yahya mengusulkan konsep materi PAI yang berfokus pada penguatan akidah, kesempurnaan ibadah, pengembangan akhlak baik, dan peningkatan kesadaran spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber primer seperti ceramah, buku, dan publikasi resmi Buya Yahya, serta sumber sekunder dari jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui telaah literatur secara terstruktur, pemilihan sumber yang terpercaya, dan analisis tematik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konsep materi PAI menurut Buya Yahya bersifat menyeluruh karena tidak hanya menekankan aspek pengetahuan agama, tetapi juga penerapan serta penghayatan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan struktur materi PAI dari sudut pandang Buya Yahya dan relevansinya dengan kebutuhan pendidikan Islam saat ini, khususnya dalam membangun karakter dan memperkuat moral generasi muda. Diharapkan penelitian ini dapat memperkaya studi pendidikan Islam dan menjadi acuan praktis bagi pendidik dalam menyusun materi pembelajaran yang berbasis pada nilai-nilai keislaman yang utuh.</p> Rifka Arti Febrianis, Nailah Khalishah, Moh.Faizin Copyright (c) 2025 Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam https://e-jurnal.stitnurussalam.ac.id/index.php/alwihdah/article/view/285 Mon, 22 Dec 2025 00:00:00 +0000 DIGITAL-BASED LEARNING STRATEGIES AND INNOVATIONS IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION https://e-jurnal.stitnurussalam.ac.id/index.php/alwihdah/article/view/292 <p>The advancement of digital technology has brought significant changes in education, including Islamic Religious Education (PAI), requiring teachers to adapt learning methods to remain relevant for the digital generation. This study employed a library research approach, analyzing accredited national journals, proceedings, and scientific books related to strategies and innovations in digital-based PAI. The study aims to identify effective strategies and innovations to enhance students’ understanding, motivation, and internalization of moral and spiritual values. Findings reveal that effective digital-based PAI strategies include strengthening Qur’an and Hadith literacy, Islamic digital literacy, values and ethics reinforcement, teacher facilitation, affective enhancement through interactive experiences, and moderation with community building. Learning innovations such as interactive multimedia, digital-based creative projects, Islamic digital literacy, and gamified assessments were found to improve conceptual understanding, 21st-century skills, learning motivation, critical thinking, and creativity. Teachers act as facilitators, guiding students to use technology ethically, including principles of <em>tabayyun</em> and digital etiquette. The integration of digital and face-to-face learning (<em>blended learning</em>) enables a balance between content mastery and character development. This study emphasizes the importance of digital-based PAI learning innovations as a creative, relevant, and sustainable model aligned with Islamic educational objectives, while supporting the development of Islamic digital literacy, motivation, and moral and spiritual character formation for the digital generation.</p> Turky, Muhammad Nur Cholil, Fairuz Zacky Taufiq Hidayat, Ro’ifah Copyright (c) 2025 Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam https://e-jurnal.stitnurussalam.ac.id/index.php/alwihdah/article/view/292 Mon, 29 Dec 2025 00:00:00 +0000